Loading iframe...

Jawaban Bos Kelme Indonesia soal Penyebab Nameset Jersey Timnas Indonesia Tidak Optimal

Bola 07 May 2026, 10:30 WIB

CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya, mengungkap penyebab insiden nameset yang terjadi pada jersey di ajang FIFA Series dan Live Your Mark Festival. Ia menyebut persoalan tersebut merupakan kombinasi antara faktor mesin dan manusia dalam proses produksi.

Penjelasan itu disampaikan di Jakarta, Rabu (6/5/2026), sebagai respons atas pertanyaan publik yang menyoroti penyebab utama masalah pada nameset jersey yang digunakan dalam beberapa kegiatan.

Kevin menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa menyederhanakan penyebab hanya pada satu faktor, baik human error maupun mesin, karena keduanya saling berkaitan dalam proses pressing.

Menurutnya, operator dan mesin harus bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan, sehingga kualitas hasil akhir sangat bergantung pada keduanya.

Ia menjelaskan bahwa dalam beberapa kasus, ditemukan adanya perbedaan kondisi operasional antara satu lokasi dengan lokasi lainnya, sehingga memengaruhi hasil pressing nameset.

Kelme kemudian mengambil langkah pendampingan dan monitoring ketat terhadap operator serta SOP yang digunakan, untuk memastikan proses berjalan sesuai standar yang diharapkan.

Terkait mesin yang digunakan, Kevin menyebut bahwa sebagian besar adalah mesin portable yang secara fungsi memang berbeda dengan mesin pabrikan skala besar.

Ia menegaskan bahwa mesin portable tidak dapat disamakan dengan mesin produksi pabrik, sehingga diperlukan penyesuaian dalam penggunaan di lapangan, terutama pada event berskala aktivasi atau sementara.

Meski demikian, Kevin memastikan bahwa hingga saat ini Kelme tidak menerima keluhan serupa dari tim lain yang mereka dukung di berbagai wilayah, termasuk di level klub.

Ia menilai perbedaan respons publik kemungkinan dipengaruhi oleh besarnya sorotan terhadap Timnas Indonesia, yang membuat setiap insiden mendapat perhatian lebih luas dibandingkan tim atau event lain. 

Oleh Abdul Aziz Diperbaharui 07 May 2026, 10:30 WIB
Diterbitkan 07 May 2026, 10:30 WIB