Loading iframe...

Galon Tahun 2012 Masih Beredar, KKI dan BPKN Kompak Desak Produsen Tarik Galon Tua Demi Kesehatan

Spotlight 22 Dec 2025, 19:00 WIB

utaan warga Jabodetabek diduga masih mengonsumsi air minum dari galon guna ulang yang sudah tidak layak pakai. Temuan ini terungkap dari investigasi Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) di 60 toko kelontong di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Hasilnya cukup mengkhawatirkan. Sebanyak 57% galon yang diperiksa berusia di atas dua tahun, bahkan ada yang diproduksi sejak 2012 dan masih beredar. Padahal, pakar merekomendasikan masa pakai galon maksimal satu tahun untuk mencegah risiko pelepasan zat kimia berbahaya dari kemasan plastik. Tak hanya soal usia, kondisi fisik galon juga jadi sorotan. Sekitar 80% galon terlihat buram dan kusam, sementara lebih dari separuhnya ditemukan lusuh dan berdebu. KKI pun meminta Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) mendesak produsen AMDK menarik galon berusia di atas dua tahun dari peredaran. Masyarakat juga diimbau lebih kritis dan berani menolak galon yang terlihat tak layak, demi hak atas air minum yang aman.

Oleh Reporter Liputan6 Diperbaharui 22 Dec 2025, 19:00 WIB
Diterbitkan 22 Dec 2025, 19:00 WIB