Loading iframe...

Potret Miris Pelajar di Lampung Timur: Bertaruh Nyawa Menyeberangi Sungai dengan Rakit Bambu Demi Sekolah

Spotlight 09 Dec 2025, 01:00 WIB

Para pelajar di Desa Tri Sinar, Lampung Timur, terpaksa menyeberangi sungai menggunakan rakit bambu setiap hari untuk berangkat sekolah karena tidak adanya jembatan dan keterbatasan kendaraan. Aktivitas yang sudah berlangsung lebih dari 15 tahun ini dilakukan para pelajar berangkat subuh dan memakai rakit kecil yang hanya ditopang tali penyeberangan, sementara sungai memiliki kedalaman belasan meter dan arus makin berbahaya saat musim hujan. Warga dan pihak sekolah berharap pemerintah segera membangun jembatan yang dianggap sebagai kebutuhan mendesak sekaligus penyelamat masa depan generasi muda di wilayah tersebut.

Oleh Reporter Liputan6 Diperbaharui 09 Dec 2025, 01:00 WIB
Diterbitkan 09 Dec 2025, 01:00 WIB