Loading iframe...
Potret Miris Pelajar di Lampung Timur: Bertaruh Nyawa Menyeberangi Sungai dengan Rakit Bambu Demi Sekolah
Para pelajar di Desa Tri Sinar, Lampung Timur, terpaksa menyeberangi sungai menggunakan rakit bambu setiap hari untuk berangkat sekolah karena tidak adanya jembatan dan keterbatasan kendaraan. Aktivitas yang sudah berlangsung lebih dari 15 tahun ini dilakukan para pelajar berangkat subuh dan memakai rakit kecil yang hanya ditopang tali penyeberangan, sementara sungai memiliki kedalaman belasan meter dan arus makin berbahaya saat musim hujan. Warga dan pihak sekolah berharap pemerintah segera membangun jembatan yang dianggap sebagai kebutuhan mendesak sekaligus penyelamat masa depan generasi muda di wilayah tersebut.
-
01:36 Gara-Gara Kehilangan Uang Rp75.000, Seorang Guru Telanjangi Siswa
TV 20 hours ago -
01:42 Lubang Raksasa Mirip "Sinkhole" di Wonosobo Terus Meluas
TV 20 hours ago -
01:51 Terjerat Utang, Wanita Bakar Toko Emas
TV 20 hours ago -
03:33 Warga Ramai-Ramai Mengaktifkan kembali Kepesertaan BPJS PBI
TV 20 hours ago -
02:06 Dokter Richard Lee Dicekal Usai Kalah dalam Gugatan Praperadilan
TV 21 hours ago -
01:21 Bara JP Sowan Jokowi, Diminta Konsisten Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode
Spotlight 1 day ago -
00:32 Prabowo Instruksikan Kumpulkan Video yang Hina MBG, Mau Ditonton Setiap Malam
Spotlight 1 day ago -
01:17 Firda Razak Cerita Soal Anaknya, Rafi yang Dipoliandri oleh Istrinya, Vina
Spotlight 1 day ago -
03:30 Kisruh PBI BPJS Kesehatan, Warga Kelimpungan
TV 1 day ago -
01:19 Lagi, Presiden Undang Pengusaha ke Hambalang
TV 1 day ago