Loading iframe...

VIDEO: Mediasi Alot, Akhirnya Pemulasaraan Jenazah PDP Sesuai Protokol COVID-19

Surabaya 01 Jul 2020, 19:00 WIB

Perwakilan keluarga F, pasien dalam pengawasan COVID-19 yang meninggal di sebuah rumah sakit di kawasan Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, tetap bersikeras dan menentang polisi, mereka menolak jenazah anggota keluarganya diperlakukan dan dimakamkan secara protokol [COVID-19](4293019 "").

Dalam rekaman video amatir ini, terlihat adu mulut antara perwakilan keluarga dengan anggota Polresta Sidoarjo. Rekaman video amatir ini kemudian viral di media sosial.

Pihak Dinas Kesehatan Sidoarjo menyayangkan aksi keluarga korban. Sebab F merupakan pasien dalam pengawasan, setelah tertular dari istrinya yang sudah terlebih dahulu dinyatakan positif[ COVID-19](4292999 ""). Demikian seperti diberitakan pada Liputan6, 26 Juni 2020.

"Itu istrinya positif,  suaminya ini yang duluan meninggal itu belum keluar hasilnya, tapi dia termasuk PDP, otomatis pemulasaran jenazah itu harus sesuai dengan aturan COVID-19,” ungkap Syaf Satriawarman, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Sidoarjo.

Setelah dilakukan mediasi secara alot, pihak keluarga akhirnya menyetujui penanganan jenazah sesuai protokol Covid-19. Bahkan keluarga meminta pengantaran jenazah ke Sampang, Madura, Jawa Timur, dikawal polisi sebelum diserahkan ke petugas Gugus Tugas [COVID-19](4292983 "") di Madura.

Oleh Didi N Diperbaharui 30 Jun 2020, 04:21 WIB
Diterbitkan 01 Jul 2020, 19:00 WIB