Jatah Beras Bantuan Pemerintah Berkurang, Budi Waseso Curiga Ada Mafia
Warga Desa Cimarias, Kecamatan Pamulihan, Sumedang, protes. Mereka mendatangi pemilik toko penyalur bantuan pangan non tunai BPNT.
Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Selasa (24/9/2019), betapa tidak, jika selama ini warga menerima jatah beras miskin seberat 10 kilogram, kali ini mereka hanya mendapat 8 kilogram, itu pun saat ditimbang, pada kenyataannya hanya sejumlah 7,5 kilogram.
Warga pun merasa dibohongi dua kali. Sedangkan pemilik toko mengaku tidak tahu menahu terkait pengurangan jatah raskin itu.
Petugas tenaga kerja sosial kecamatan setempat mengakui jika pengurangan jatah beras bantuan terkait naiknya harga beras.
Pihak Bulog sendiri langsung mengambil sikap terkait viralnya protes warga. Bulog berjanji akan membongkar tindak kejahatan dalam program penyaluran bantuan beras miskin.
"Kenapa ini bisa terjadi? Karena ada mafianya, nanti kita akan ungkap sampai akar yang paling besar. Karena ini uang triliunan," kata Dirut Perum Bulog Budi Waseso.
Siapapun yang bertanggung jawab, jelas harus segera diusut dan dicarikan solusi agar rakyat tidak semakin menjadi korban. (Rio Audhitama Sihombing)
-
02:29 Cek Fakta: Pajak Digital, Transfer Kena PPN?
TV 1 day ago -
03:04 Pembalut Dipajaki 11 Persen
TV 2 days ago -
01:09 Banjir Lahar Semeru
TV 2 days ago -
01:50 Beredar, Spanduk Wajah Pembuang Sampah
TV 4 days ago -
01:34 Detik-Detik Mobil Tabrak Gerai Es Krim
TV 5 days ago -
01:25 Hiu Paus Terdampar, Malah Dimakan Warga
TV 5 days ago -
02:46 Aliran Kali Tertutup Sampah
TV 5 days ago -
01:22 Ibu Serahkan Anak ke Polisi
TV 6 days ago -
01:18 Banjir Rob di Pesisir Jakarta
TV 6 days ago -
00:43 Bukan Demo, DPR Macet Akibat Tabrakan Truk
TV 6 days ago